
Kolaborasi strategis dalam kewirausahaan menjadi momentum penting bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling untuk memperluas arah pengembangan kompetensi mahasiswa. Bersama dosen manajemen, Susi Damayanti, S.Pd., M.M., kolaborasi ini menghadirkan sinergi antara keilmuan konseling dan praktik manajerial dalam membangun jiwa kewirausahaan yang adaptif dan inovatif.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa Bimbingan dan Konseling tidak hanya dibekali kemampuan profesional sebagai calon konselor, tetapi juga didorong untuk memiliki mindset kewirausahaan yang kreatif dan solutif. Integrasi antara pendekatan psikologis dan strategi bisnis membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan layanan berbasis pendidikan yang bernilai ekonomi sekaligus berdampak sosial.
Saatnya mahasiswa BK tidak hanya siap menjadi konselor, tetapi juga siap menjadi edupreneur. Dengan pemahaman tentang kebutuhan individu, keterampilan komunikasi yang kuat, serta dukungan pengetahuan manajemen usaha, mahasiswa mampu menciptakan inovasi layanan seperti konseling berbasis digital, pelatihan pengembangan diri, hingga usaha kreatif di bidang pendidikan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mandiri, visioner, dan mampu menciptakan peluang di tengah dinamika dunia kerja. Edupreneur bukan sekadar pilihan, melainkan langkah strategis untuk menjawab tantangan masa depan.
